Uncategorized

6 Alasan Loe Harus Makan Papeda, Nomor 3 Paling Beda!!

2


Hai semuanya, Shalom Aleichem!

300x600
300x600

Selamat pagi GanSist semuanya!

Setelah pada Nusantara Series #59 kita membahas Kota Palu dengan bentang alam, budaya, dan sejarah kebencanaannya, sekarang kita melanjutkan perjalanan ke bagian timur Indonesia. Kali ini, bukan sebuah kota yang menjadi pusat perhatian, melainkan makanan yang sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Maluku dan Papua, yaitu papeda.

Papeda merupakan makanan berbahan dasar sagu dengan tekstur kenyal, lengket, dan menyerupai bubur berwarna putih bening. Di berbagai daerah Indonesia timur, papeda dapat menjadi makanan pokok dan biasanya disantap bersama ikan berkuah, terutama ikan kuah kuning. Kementerian Kesehatan juga menyebut papeda sebagai salah satu kekayaan kuliner Nusantara dari kawasan Papua, Maluku, dan beberapa daerah di Sulawesi Selatan.

Bagi sebagian masyarakat Indonesia yang terbiasa makan nasi, papeda mungkin terlihat agak membingungkan pada percobaan pertama. Bentuknya seperti bubur, tetapi cara makannya berbeda. Teksturnya sangat lengket, dan papeda biasanya digulung menggunakan garpu atau sepasang sumpit sebelum dipindahkan ke piring. Manusia memang berhasil menciptakan makanan yang membuat alat makan biasa mendadak membutuhkan pelatihan khusus.

Namun, di balik teksturnya yang unik, papeda mempunyai nilai gizi, sejarah, budaya, dan ekologis yang menarik.

Berikut 6 alasan mengapa papeda layak dicoba.

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

@saya.palsu@strangerfdotnet @baonxxx



Source link

Exit mobile version